Monday, November 13, 2017

INILAH EFEK SAMPING BAGI KESEHATAN JIKA TERLALU BANYAK MEMINUM TEH HIJAU



Teh hijau seperti tulisan sebelumnya telah dibahas mengenai manfaatnya di bidang kesehatan. Kali ini penulis akan memaparkan gimana efek sampingnya jika terlalu sering mengonsumsi minuman teh hijau tanpa aturan.  Pembahasan kali ini berupa efek samping terhadap kesehatan. Berikut ulasannya.


1.     Terganggunya pengeluaran hormon oleh kelenjar dalam tubuh

Teh hijau yang mengandung zat-zat yang sedikit sulit untuk disaring oleh ginjal, jika kandungannya terlalu banyak akibat terlalu sering mengonsumsi teh hijau maka akan memberatkan kerja ginjal. Ginjal yang tidak bekerja dengan baik maka akan mempengaruhi keseimbangan kandungan zat-zat yang dibutuhkan tubuh yang terdapat di dalam darah. Sehingga jika suplai darah tidak bagus maka akan menyebabkan terjadinya gangguan pengeluaran hormon oleh kelenjar di dalam tubuh, yang sebenarnya masih banyak lagi penyakit atau gangguan yang diakibatkan jika darah tidak dalam keadaan normal secara fisiologis. Kelenjar di dalam tubuh juga diperangkati oleh pembuluh darah untuk menyuplai energi dan zat-zat yang diperlukan kelenjar tersebut untuk melakukan fungsinya dalam menjaga keseimbangan sistem organ pada tubuh. Jika darah tidak bagus secara fisiologi dan kandungannya maka akan mengganggu alirannya untuk penyuplaian ke organ target seperti ke kelenjar tertentu di tubuh untuk produksi hormon.


2.     Penyerapan zat besi tidak efektif

Kandungan di dalam teh hijau yang disebut Tanin berefek mempengaruhi penyerapan zat besi oleh tubuh. Hal ini sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil karena pada saat mengandung, wanita harus banyak mengonsumsi zat-zat makanan terutama yang mengandung mineral dan kalsium yang akan membantu dalam proses perkembangan embriologis janinnya. Selain itu kandungan zat besi dapat memproduksi darah bagi si calon ibu agar saat persalinan tidak terlalu kekurangan darah. Sebenarnya boleh-boleh saja wanita hamil mengonsumsi teh hijau, namun jika terlalu sering mengonsumsi maka itu yang akan menjadi sesuatu yang tidak bagus, baik untuk calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Selain itu juga untuk wanita yang sedang menstruasi atau haid dianjurkan untuk mengurangi konsumsi minuman teh hijau agar penyerapan zat besi oleh tubuh untuk memproduksi darah sebagai pengganti akibat meluruhnya darah di dalam rahim karena tidak dibuahi sel kelamin jantan tetap berproduksi dengan normal. Namun jika ingin minum teh hijau juga maka sebaiknya tidak lebih dari dua cangkir sehari dan kasih jarak waktu minumnya dengan baik.


3.     Meningkatnya pengeluaran asam lambung

Sekali lagi yang mempengaruhi yaitu kandungan zat pada teh hijau yaitu Tanin yang menjadi pemicu terjadinya peningkatan pengeluaran asam lambung. Zat inilah yang merangsang sel parietal pada lambung untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Untuk itu jangan terlalu banyak meminum minuman teh hijau, minum secukupnya saja agar lambung anda tetap memproduksi asamnya dengan kadar normal.


4.     Mengganggu kerja ginjal

Seperti yang sudah dibahas di nomor 1, bahwa jika darah mengandung banyak kandungan zat-zat kimia, maka akan mengganggu kerja ginjal. Ginjal bekerja dengan menyaring darah agar diambil zat-zat yang diperlukan tubuh yang beredar di dalam darah dan membuang zat-zat yang tidak menguntungkan bagi tubuh lewat proses urinasi atau perkencingan. Bagaimana mungkin ginjal akan bekerja efektif jika dipaksa bekerja terlalu keras. Ini bisa menyebabkan terjadinya kerusakan ginjal terutama pada bagian penyaring dari ginjal yang disebut glomerulus, jika terlalu lama dibiarkan dan tetap mengonsumsi zat-zat kimia yang berlebihan masuk ke dalam tubuh maka glomerulus akan broken atau rusak sehingga disebut gagal ginjal. Walaupun keseringan meminum teh hijau dianggap tidak terlalu membahayakan namun jika dilakukan dalam jangka waktu lama maka tetap akan menjadi potensi untuk menjadi patologis atau penyakit pada tubuh. Sebaiknya mengonsumsi teh hijau dalam kadar yang sewajarnya saja.


5.     Menyebabkan insomnia

Memang teh memiliki kandungan kafein yang lebih sedikit dari kopi, namun jika dikonsumsi berlebihan maka sama saja meminum minuman dengan kandungan kafein seperti kopi, jadi tetap membuat seseorang yang kebanyakan meminum teh hijau tersebut menjadi insomnia atau sulit tidur. Kafein menyebabkan meningkatnya frekuensi detak jantung dan menyebabkan seseorang tersebut menjadi cemas tanpa sebab yang jelas.


Berdasarkan pernyataan diatas maka penulis menganjurkan agar jangan terlalu berlebihan akan sesuatu, karena yang berlebihan itu tidaklah baik. Begitupun meminum teh hijau, minuman ini sebenarnya memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, hanya saja jika dikonsumsi berlebihan maka dia menjadi ‘racun’ bagi tubuh. sebaiknya minum teh hijau sebanyak satu sampai dua cangkir saja per hari dengan takaran gula yang pas, dan akan lebih baik lagi jika tanpa gula terutama penderita diabetes tipe II.


Sekian yang dapat penulis sampaikan. Jika ada yang masih kurang atau tidak berkenan penulis mohon maaf. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di tulisan berikutnya.


No comments:

Post a Comment