Teh hijau seperti tulisan sebelumnya telah dibahas
mengenai manfaatnya di bidang kesehatan. Kali ini penulis akan memaparkan
gimana efek sampingnya jika terlalu sering mengonsumsi minuman teh hijau tanpa
aturan. Pembahasan kali ini berupa efek samping
terhadap kesehatan. Berikut ulasannya.
Teh hijau yang mengandung zat-zat yang sedikit sulit
untuk disaring oleh ginjal, jika kandungannya terlalu banyak akibat terlalu
sering mengonsumsi teh hijau maka akan memberatkan kerja ginjal. Ginjal yang
tidak bekerja dengan baik maka akan mempengaruhi keseimbangan kandungan zat-zat
yang dibutuhkan tubuh yang terdapat di dalam darah. Sehingga jika suplai darah
tidak bagus maka akan menyebabkan terjadinya gangguan pengeluaran hormon oleh
kelenjar di dalam tubuh, yang sebenarnya masih banyak lagi penyakit atau
gangguan yang diakibatkan jika darah tidak dalam keadaan normal secara
fisiologis. Kelenjar di dalam tubuh juga diperangkati oleh pembuluh darah untuk
menyuplai energi dan zat-zat yang diperlukan kelenjar tersebut untuk melakukan
fungsinya dalam menjaga keseimbangan sistem organ pada tubuh. Jika darah tidak
bagus secara fisiologi dan kandungannya maka akan mengganggu alirannya untuk penyuplaian
ke organ target seperti ke kelenjar tertentu di tubuh untuk produksi hormon.
Kandungan di dalam teh hijau yang disebut Tanin
berefek mempengaruhi penyerapan zat besi oleh tubuh. Hal ini sangat tidak
dianjurkan untuk wanita hamil karena pada saat mengandung, wanita harus banyak
mengonsumsi zat-zat makanan terutama yang mengandung mineral dan kalsium yang
akan membantu dalam proses perkembangan embriologis janinnya. Selain itu
kandungan zat besi dapat memproduksi darah bagi si calon ibu agar saat
persalinan tidak terlalu kekurangan darah. Sebenarnya boleh-boleh saja wanita
hamil mengonsumsi teh hijau, namun jika terlalu sering mengonsumsi maka itu
yang akan menjadi sesuatu yang tidak bagus, baik untuk calon ibu maupun janin
yang dikandungnya. Selain itu juga untuk wanita yang sedang menstruasi atau
haid dianjurkan untuk mengurangi konsumsi minuman teh hijau agar penyerapan zat
besi oleh tubuh untuk memproduksi darah sebagai pengganti akibat meluruhnya
darah di dalam rahim karena tidak dibuahi sel kelamin jantan tetap berproduksi
dengan normal. Namun jika ingin minum teh hijau juga maka sebaiknya tidak lebih
dari dua cangkir sehari dan kasih jarak waktu minumnya dengan baik.
Sekali lagi yang mempengaruhi yaitu kandungan zat
pada teh hijau yaitu Tanin yang menjadi pemicu terjadinya peningkatan
pengeluaran asam lambung. Zat inilah yang merangsang sel parietal pada lambung
untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Untuk itu jangan terlalu banyak
meminum minuman teh hijau, minum secukupnya saja agar lambung anda tetap
memproduksi asamnya dengan kadar normal.
Seperti yang sudah dibahas di nomor 1, bahwa jika
darah mengandung banyak kandungan zat-zat kimia, maka akan mengganggu kerja
ginjal. Ginjal bekerja dengan menyaring darah agar diambil zat-zat yang
diperlukan tubuh yang beredar di dalam darah dan membuang zat-zat yang tidak
menguntungkan bagi tubuh lewat proses urinasi atau perkencingan. Bagaimana mungkin
ginjal akan bekerja efektif jika dipaksa bekerja terlalu keras. Ini bisa
menyebabkan terjadinya kerusakan ginjal terutama pada bagian penyaring dari
ginjal yang disebut glomerulus, jika terlalu lama dibiarkan dan tetap mengonsumsi
zat-zat kimia yang berlebihan masuk ke dalam tubuh maka glomerulus akan broken atau rusak sehingga disebut gagal
ginjal. Walaupun keseringan meminum teh hijau dianggap tidak terlalu
membahayakan namun jika dilakukan dalam jangka waktu lama maka tetap akan
menjadi potensi untuk menjadi patologis atau penyakit pada tubuh. Sebaiknya
mengonsumsi teh hijau dalam kadar yang sewajarnya saja.
Memang teh memiliki kandungan kafein yang lebih
sedikit dari kopi, namun jika dikonsumsi berlebihan maka sama saja meminum
minuman dengan kandungan kafein seperti kopi, jadi tetap membuat seseorang yang
kebanyakan meminum teh hijau tersebut menjadi insomnia atau sulit tidur. Kafein
menyebabkan meningkatnya frekuensi detak jantung dan menyebabkan seseorang
tersebut menjadi cemas tanpa sebab yang jelas.
Berdasarkan pernyataan diatas maka
penulis menganjurkan agar jangan terlalu berlebihan akan sesuatu, karena yang
berlebihan itu tidaklah baik. Begitupun meminum teh hijau, minuman ini
sebenarnya memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, hanya saja jika
dikonsumsi berlebihan maka dia menjadi ‘racun’ bagi tubuh. sebaiknya minum teh
hijau sebanyak satu sampai dua cangkir saja per hari dengan takaran gula yang
pas, dan akan lebih baik lagi jika tanpa gula terutama penderita diabetes tipe
II.
Sekian yang dapat penulis
sampaikan. Jika ada yang masih kurang atau tidak berkenan penulis mohon maaf. Semoga
bermanfaat, sampai jumpa di tulisan berikutnya.
No comments:
Post a Comment