Apa yang terjadi saat anda mengiris bawang merah? Tentu rata-rata orang akan mengeluarkan air mata ketika mereka menyayat bawang merah. Sensasi perih yang ditimbulkan menyebabkan kelenjar lakrimal atau kelenjar yang menghasilkan air mata mengeluarkan air mata sebagai respon akibat gas yang dipancarkan bawang merah tersebut. Terkadang butuh waktu beberapa saat agar mata tidak merasakan perih saat baru mengiris bawang merah tersebut di awal-awal. Banyak orang yang bahkan menggunakan alat bantu untuk mengatasi masalah ini agar mata mereka tidak terpapar gas dari bawang merah tersebut saat mereka mengirisnya. Namun, tidak selamanya masalah ini menjadi buruk karena rasa perih yang diberikan sehingga menimbulkan respon kelenjar lakrimal untuk mengeluarkan air mata ini ternyata ada manfaatnya untuk kesehatan mata selama hal ini tidak menjadi berlebihan untuk dilakukan.
Bawang merah merupakan salah satu bahan masakan yang wajib ada ketika memasak bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Peminat bawang merah di Indonesia memang tidak ada habisnya mengingat komoditas ini dibutuhkan hampir di semua sektor teknologi pangan dan masakan sehingga bawang merah adalah yang paling sering ditambahkan ataupun menjadi bumbu pelengkap pada tahap memasak makanan bersamaan dengan bawang-bawang lainnya seperti bawang putih atau bawang bombay. Tapi bawang putih tidak terlalu memberikan efek mengeluarkan air mata seperti halnya bawang merah. Hal ini ada hubungannya dengan kandungan sulfur yang diserap bawang tersebut. Bawang merah ternyata lebih banyak menyerap sulfur dari tanah sehingga senyawa inilah yang nantinya menghasilkan gas ketika bawang tersebut disayat atau diiris. Namun pada pembahasan kali ini kita tidak membahas lebih spesifik tentang gasnya namun hanya membahas tentang apa untungnya gas bawang tersebut terhadap kesehatan mata.
Gas pada bawang merah yaitu propantiol s-oksida dapat merangsang kelenjar air mata atau kelenjar lakrimal dari reaksi neuron sensorik yang memerintahkan kelenjar tersebut untuk memproduksi air mata agar dapat mencegah iritasi dan menghaluskan permukaan bola mata.
Menurut Kanski et al (2011) Air mata melewati empat proses yaitu produksi dari aparatus atau sistem sekretori lakrimalis, distribusi oleh berkedip, evaporasi dari permukaan okular, dan drainase melalui aparatus atau sistem ekskretori lakrimalis. Abnormalitas salah satu saja dari keempat proses ini dapat menyebabkan mata kering. Nah, dengan tidak baiknya mata itu dibiarkan kering maka kelenjar lakrimal tersebut sangat penting perananya dalam menjaga kesehatan mata. Menurut Kanski et al (2011), Sullivan et al (2004) dan AAO (2007) Sekresi basal adalah sekresi air mata tanpa ada stimulus dari luar sedangkan refleks sekresi terjadi hanya bila ada rangsangan eksternal. Rangsangan eksternal ini salah satunya adalah gas yang dihasilkan bawang merah ketika disayat.
Menurut wikipedia, air mata adalah kelenjar yang diproduksi oleh proses lakrimasi (bahasa inggris): lacrimation atau lachrymation; (dari bahasa Latin lacrima, artinya "air mata") untuk membersihkan dan melumasi mata. Kata lakrimasi juga dapat digunakan merujuk pada menangis. Emosi yang kuat juga dapat menyebabkan menangis, walaupun kebanyakan mamalia darat memiliki sistem lakrimasi untuk membiarkan mata mereka basah, manusia adalah mamalia satu-satunya yang memiliki emosi air mata. Kelenjar air mata (lakrima) berfungsi menghasilkan air mata untuk membasahi matayang beguna menjaga kelembapan mata, membersihakan mata dari debu dan membunuh bibit penyakit yang masuk kedalam mata.
Selain itu fungsi air mata menurut artikel dari http://www.halodok.com/2015/11/5-fungsi-air-mata-manusia.html tentang 5 fungsi air mata manusia yaitu, pertama bisa mengangkut asam dan zat gizi ke mata. Tidak terdapat kelenjar darah Pada kornea sehingga bagian ini tidak dapat mendapat zat yang di perlukan. Jadi air mata bekerja untuk mengatasi hal tersebut. Fungsi air mata selanjutnya yaitu mencegah masuknya berbagai macam bakteri atau virus yang terkandung pada benda asing atau kotoran ke dalam mata. Mata juga mengandung polusi yang jumlahnya sangat banyak, lebih dari yang anda ketahui. Bisa anda membayangkan, bagaimana jika tidak ada air mata yang keluar, kotoran tersebut bisa langsung masuk ke dalam mata. Akhirnya lama kelamaan dapat menimbulkan infeksi pada mata. Membantu penglihatan. Jangan salah, ternyata air mata juga dapat membantu penglihatan manusia. Jadi, cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata anda yang fungsinya dapat menjaga kecerahan pandangan mata. Mengeluarkan Racun. Menurut William Frey Seorang ahli biokimia, beliau telah melakukan beberapa kasus studi mengenai air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Keluarnya air mata inilah yang berarti ia mengeluarkan racun dari dalam tubuh lewat mata. Fungsi air mata berikutnya dapat meningkatkan mood atau rasa nyaman. Ternyata seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi. Karena merasa lega telah mengeluarkan ungkapan di hati, akhirnya dapat mengembalikan mood seseorang tersebut. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata. Jadi, jika anda ingin menangis, menangis saja tak usah diragu untuk mengeluarkannya. Namun, jika anda tipe orang yang tidak mudah menangis dan tetap ingin mengeluarkan air mata agar mata tetap sehat dengan menjaga kelembapannya maka cukup dengan mengiris bawang merah di dekat anda dan lakukan secukupnya saja, jangan sampai berlebihan karena hanya akan mendatangkan masalah lain nantinya.
Pada hakikatnya semua yang ada di bumi semesta ini pasti ada manfaatnya untuk tubuh terutama untuk kesehatan asalkan penggunaannya tidak berlebihan dan melakukan sesuatu itu cukup seperlu dan secukupnya saja.
Sekian informasi yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat, sampai jumpa pada artikel berikutnya.
Bawang merah merupakan salah satu bahan masakan yang wajib ada ketika memasak bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Peminat bawang merah di Indonesia memang tidak ada habisnya mengingat komoditas ini dibutuhkan hampir di semua sektor teknologi pangan dan masakan sehingga bawang merah adalah yang paling sering ditambahkan ataupun menjadi bumbu pelengkap pada tahap memasak makanan bersamaan dengan bawang-bawang lainnya seperti bawang putih atau bawang bombay. Tapi bawang putih tidak terlalu memberikan efek mengeluarkan air mata seperti halnya bawang merah. Hal ini ada hubungannya dengan kandungan sulfur yang diserap bawang tersebut. Bawang merah ternyata lebih banyak menyerap sulfur dari tanah sehingga senyawa inilah yang nantinya menghasilkan gas ketika bawang tersebut disayat atau diiris. Namun pada pembahasan kali ini kita tidak membahas lebih spesifik tentang gasnya namun hanya membahas tentang apa untungnya gas bawang tersebut terhadap kesehatan mata.
Gas pada bawang merah yaitu propantiol s-oksida dapat merangsang kelenjar air mata atau kelenjar lakrimal dari reaksi neuron sensorik yang memerintahkan kelenjar tersebut untuk memproduksi air mata agar dapat mencegah iritasi dan menghaluskan permukaan bola mata.
Menurut Kanski et al (2011) Air mata melewati empat proses yaitu produksi dari aparatus atau sistem sekretori lakrimalis, distribusi oleh berkedip, evaporasi dari permukaan okular, dan drainase melalui aparatus atau sistem ekskretori lakrimalis. Abnormalitas salah satu saja dari keempat proses ini dapat menyebabkan mata kering. Nah, dengan tidak baiknya mata itu dibiarkan kering maka kelenjar lakrimal tersebut sangat penting perananya dalam menjaga kesehatan mata. Menurut Kanski et al (2011), Sullivan et al (2004) dan AAO (2007) Sekresi basal adalah sekresi air mata tanpa ada stimulus dari luar sedangkan refleks sekresi terjadi hanya bila ada rangsangan eksternal. Rangsangan eksternal ini salah satunya adalah gas yang dihasilkan bawang merah ketika disayat.
Menurut wikipedia, air mata adalah kelenjar yang diproduksi oleh proses lakrimasi (bahasa inggris): lacrimation atau lachrymation; (dari bahasa Latin lacrima, artinya "air mata") untuk membersihkan dan melumasi mata. Kata lakrimasi juga dapat digunakan merujuk pada menangis. Emosi yang kuat juga dapat menyebabkan menangis, walaupun kebanyakan mamalia darat memiliki sistem lakrimasi untuk membiarkan mata mereka basah, manusia adalah mamalia satu-satunya yang memiliki emosi air mata. Kelenjar air mata (lakrima) berfungsi menghasilkan air mata untuk membasahi matayang beguna menjaga kelembapan mata, membersihakan mata dari debu dan membunuh bibit penyakit yang masuk kedalam mata.
Selain itu fungsi air mata menurut artikel dari http://www.halodok.com/2015/11/5-fungsi-air-mata-manusia.html tentang 5 fungsi air mata manusia yaitu, pertama bisa mengangkut asam dan zat gizi ke mata. Tidak terdapat kelenjar darah Pada kornea sehingga bagian ini tidak dapat mendapat zat yang di perlukan. Jadi air mata bekerja untuk mengatasi hal tersebut. Fungsi air mata selanjutnya yaitu mencegah masuknya berbagai macam bakteri atau virus yang terkandung pada benda asing atau kotoran ke dalam mata. Mata juga mengandung polusi yang jumlahnya sangat banyak, lebih dari yang anda ketahui. Bisa anda membayangkan, bagaimana jika tidak ada air mata yang keluar, kotoran tersebut bisa langsung masuk ke dalam mata. Akhirnya lama kelamaan dapat menimbulkan infeksi pada mata. Membantu penglihatan. Jangan salah, ternyata air mata juga dapat membantu penglihatan manusia. Jadi, cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata anda yang fungsinya dapat menjaga kecerahan pandangan mata. Mengeluarkan Racun. Menurut William Frey Seorang ahli biokimia, beliau telah melakukan beberapa kasus studi mengenai air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Keluarnya air mata inilah yang berarti ia mengeluarkan racun dari dalam tubuh lewat mata. Fungsi air mata berikutnya dapat meningkatkan mood atau rasa nyaman. Ternyata seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi. Karena merasa lega telah mengeluarkan ungkapan di hati, akhirnya dapat mengembalikan mood seseorang tersebut. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata. Jadi, jika anda ingin menangis, menangis saja tak usah diragu untuk mengeluarkannya. Namun, jika anda tipe orang yang tidak mudah menangis dan tetap ingin mengeluarkan air mata agar mata tetap sehat dengan menjaga kelembapannya maka cukup dengan mengiris bawang merah di dekat anda dan lakukan secukupnya saja, jangan sampai berlebihan karena hanya akan mendatangkan masalah lain nantinya.
Pada hakikatnya semua yang ada di bumi semesta ini pasti ada manfaatnya untuk tubuh terutama untuk kesehatan asalkan penggunaannya tidak berlebihan dan melakukan sesuatu itu cukup seperlu dan secukupnya saja.
Sekian informasi yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat, sampai jumpa pada artikel berikutnya.
No comments:
Post a Comment