Wednesday, December 20, 2017

MENGAPA KITA HARUS MAKAN SEBELUM LAPAR DAN BERHENTI SEBELUM KENYANG


Dalam pandangan Islam ada pernyataan yang menyatakan agar umatnya dianjurkan makan sebelum saatnya merasakan lapar, namun berhenti sebelum merasakan kenyang. Ternyata hal ini ada hubungannya jika kita tinjau dari segi medis. Tingkat lapar dan kenyang seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu faktor itu adalah karena ada umpan balik dari hormon-hormon di dalam tubuh seperti hormon insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh sel-sel organ pankreas. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca ulasan berikut.


Hormon insulin merupakan hormon yang mengatur keseimbangan gula darah. Hormon ini akan dihasilkan jika kadar gula dalam darah melebihi gula berdasarkan kebutuhan tubuh.  Pada saat puasa hormon ini akan bekerja sedikit atau bahkan tidak bekerja saat siang hari karena pada saat itu tubuh sedang dalam kondisi membutuhkan gula untuk menghasilkan energi yang cukup. Nah, walaupun tubuh membutuhkan kadar gula tinggi namun pada saat itu sedang puasa, maka ada hormon yang berfungsi menaikkan kadar gula darah dengan cara memecah senyawa gula yang sebelumnya disimpan di organ hati untuk kemudian ditransfer ke dalam aliran darah agar darah dapat menghantarkannya ke seluruh tubuh.


Hormon glukagon hanya akan dilepas jika darah benar-benar kekurangan kadar gulanya untuk memberikan energi pada tubuh.


Pada saat sedang makan, tubuh akan memproduksi hormon insulin agar tubuh tidak langsung mengubah gula yang terdapat pada makanan menjadi energi. Dengan begitu gula akan disimpan terlebih dahulu pada organ hati. Proses fisiologi ini hanya terjadi jika tubuh tidak dalam kondisi lapar dengan kata lain tubuh masih mempunyai cadangan energi namun kegiatan sehari-hari seperti makan tetap dilaksanakan.


Berbeda halnya dengan diatas, jika tubuh sedang dalam kondisi yang sangat lapar dan pada saat yang bersamaan memakan makanan yang berkarbohidrat atau yang mengandung kalori yang tinggi, maka kadar gula darah meningkat lebih signifikan. Hal ini disebabkan karena pada saat lapar, hormon glukagon disintesis oleh tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi. Proses beredarnya hormon ini ke seluruh tubuh juga cukup lama sehingga rasa lapar kembali reda. Nah pada saat itu jika tubuh memasukkan kalori berupa makanan, maka hormon insulin yang disekresikan tidak mampu atau berkurang kemampuannya untuk mencegah diserapnya zat gula oleh tubuh yang terkandung di dalam makanan. Hal ini disebabkan karena kandungan gula yang cukup tinggi akibat sekresi hormon glukagon beserta kadar gula yang terdapat pada makanan yang baru dimasukkan ke dalam sistem pencernaan menyatu. Sehingga kadar gula darah menjadi sangat tinggi. Jika hal ini sering dilakukan, maka orang yang suka makan dan hanya menunggu di saat lapar lebih rentan terkena gula darah tinggi yang mengakibatkan timbulnya kegemukan dan penyakit diabetes atau penyakit gula.


Saat ini banyak terdapat insulin buatan untuk mencegah kadar gula tinggi, namun insulin dalam tubuh yang sudah terabaikan fungsinya lama kelamaan akan menjadi resisten dan tak mampu menyerap kelebihan glukosa dari tubuh untuk disimpan di hati.


Jadi, mengapa kita harus makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang ? karena di saat lapar itulah darah menaikkan kadar gulanya dan jika dimasukkan makanan ke dalam tubuh maka kadar gula darah menjadi lebih tinggi lagi. Berhenti makan sebelum kenyang menjadi cara agar kadar gula tersebut tidak terlalu banyak masuk ke dalam tubuh.


Dianjurkan agar makan tepat waktu untuk menjaga keseimbangan gula darah. Sekian dari penulis jika ada yang salah mohon dikritik agar dapat membangun artikel ini menjadi lebih baik lagi. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel berikuntya.


No comments:

Post a Comment