Sunday, November 19, 2017

UPAYA AGAR TERHINDAR DARI PENULARAN PENYAKIT ZOONOSIS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

     Hewan merupakan ciptaan Tuhan yang pada hakikatnya sama saja seperti makhluk hidup lain macam tumbuhan dan manusia yang sama-sama tinggal di bumi untuk menjalankan fungsinya sebagai ciptaan tuhan. Namun begitu, manusialah yang berperan utama dalam menjaga keseimbangan alam ini dengan baik dan selamat karena manusia diberi oleh pencipta hak untuk menjadi khalifah atau pemimpin atau pengelola di muka bumi ini. Selain itu manusia juga ditugaskan menjaga hubungan antar makhluk hidup baik itu antar manusia, hewan dan tumbuhan agar terjadinya keserasian alam. Dengan begitu maka fungsi makhluk hidup sebagai ciptaan Tuhan insyaallah dapat dijalankan dengan baik.

   Manusia dan hewan memiliki kingdom atau kerajaan secara ilmu klasifikasi yang sama yaitu Animalia sehingga dapat diartikan bahwa manusia dan hewan sejatinya adalah sama. Hanya saja terdapat perbedaan jika klasifikasi ditelusuri lebih detail lagi. Kedekatan hubungan tersebut memungkinkan hewan dapat bertukar penyakit pada manusia karena memiliki persamaan struktur tubuh yang hampir dekat juga baik secara anatomi maupun histologi.
 
  Penyakit yang dialami hewan dapat ditularkan pada manusia melalui berbagai media. Hal itu dinamakan zoonosis. Penyakit zoonotik dapat ditularkan dari hewan hidup atau melalui perantara insekta, atau melalui produk hewan baik yang dimakan dan diminum manusia, maupun produk yang tidak dimakan. Sekitar 70% penyakit yang diderita manusia berasal dari hewan. Seiring perkembangan zaman maka berkembang pula parasit-parasit penyebab penyakit yang infeksius bahkan beberapa patogen tersebut ada yang dapat bermutasi sehingga tidak mempan bila diberi obat penawar penyakit tersebut. Untuk itu sebaiknya dilakukan upaya agar terhindar dari penularan penyakit yang berasal dari hewan ke manusia baik yang sering terlihat maupun yang tidak diketahui oleh orang awam yang ada di lingkungan di sekitarnya dalam kehidupan sehari-harinya. Berikut upaya pencegahan tersebut.

  • Pemberian vaksin

Pemberian vaksin penting dilakukan guna mencegah terjangkitnya penyakit pada hewan sehingga si hewan dapat menularkannya ke manusia. Biasanya hewan yang divaksin adalah hewan yang dijadikan teman atau hewan kesayangan seperti kucing, anjing dan baru-baru ini ada yang mendomestikasi hewan-hewan eksotik seperti kadal, ular dan biawak. Vaksin sangat berguna bagi hewan karena dapat mencegah penyakit yang akan menyerang si hewan. Seperti vaksin rabies atau penyakit anjing gila. Jika diberikan sebelum terjangkit virus tersebut maka akan sangat bermanfaat baik bagi anjing maupun ownernya. Bagi anjing vaksin tersebut akan bermanfaat dalam mengantisipasi masuknya virus rabies ke dalam tubuh. vaksin yang telah diinjeksikan ke dalam tubuh anjing akan bertransformasi membentuk antibodi yang akan melindungi semua sistem tubuh anjing tersebut dari serangan virus rabies. Dokter Hewan Srihadi dari IPB memaparkan bagi yang memilki hewan peliharaan, secara rutin hewan divaksin dan dirawat dengan baik. Kotoran hewan ditangani dengan baik. “Jika hewan sakit, segera dibawa ke dokter hewan”, katanya.

  • Menjaga kebersihan lingkungan

Dokter hewan Srihadi Agung Priyono, dekan dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor dalam memperingati hari zoonosis dunia, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar dapat terhindar dari penyakit zoonotik. Srihadi menjelaskan agar menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan mengendalikan serangga seperti nyamuk, lalat dan kecoa, menjaga kebersihan pribadi dan tangan. Selain itu juga mencuci tangan dengan sabun setelah buang air kecil dan besar, setelah memegang hewan, bahan yang kotor, tanah dan makanan yang masih mentah.

  • Menjaga kesehatan hewan ternak dari lingkungan peternakan 

Menurut Khairiyah dalam kajiannya yang berjudul Zoonosis dan Upaya Pencegahannya (kasus Sumatera Utara) menjelaskan upaya pencegahan penyakit zoonosis di bidang peternakan yaitu memantau kesehatan ternak dan tata laksana peternakan di tingkat peternak, mensosialisasikan gejala klinis awal penyakit zoonosis di peternakan atau rumah potong hewan dan sesegera mungkin melaporkan dan mengambil tindakan terhadap ternak maupun pekerja yang tertular penyakit, memperketat pengawasan lalu lintas ternak dengan menerapkan sistem karantina yang ketat, terutama negara tertular, melarang impor sapi dan produknya, pakan ternak, hormon, tepung tulang, dan gelatin yang berasal dari sapi dari negara yang belum bebas penyakit menular, menjaga kebersihan kandang dengan menyemprotkan desinfektan dan terakhir menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan, masker hidung, kaca mata pelindung sepatu boot yang dapat didesinfeksi, dan penutup kepala bila mengurus hewan yang sakit.

  • Musnahkan hewan yang sakit akibat infeksi virus dan tidak dapat diobati lagi

Pernyataan tersebut memang kurang enak bila didengar oleh pemilik hewan peliharaan yang sangat menyayangi hewan peliharaan atau petnya. Namun tindakan ini harus dilakukan agar virus yang telah tertanam dalam tubuh si hewan tidak ditularkan ke hewan lain atau manusia. Jangan hanya mengandalkan pemerintah dalam urusan pemusnahan hewan yang telah terjangkit karena menunggu keputusan pemerintah membutuhkan durasi waktu yang lama yang akan menyebabkan virus pada hewan tersebut bisa saja akan menular sebelum dimusnahkan oleh petugas. Jadi jika masyarakat sudah mengetahui cara pemusnahannya maka lakukanlah segera agar tidak menyebar virus yang diderita si hewan. Seperti virus Flu burung atau rabies yang hewan penderita harus segera dimusnahkan agar tidak menularkan virusnya ke makhluk hidup lainnya.


   Semua yang terjadi pada hewan ataupun manusia atau bahkan tumbuhan sekalipun seperti penyakit baik itu akibat mekanis maupun penyakit infeksius sejatinya berasal dari makhluk hidup itu sendiri terutama hewan dan manusia. Jika manusia atau suatu kaum mampu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya (termasuk hewan dan tumbuhan) maka sudah dapat mencegah suatu penyakit  datang  atau berjangkit pada suatu kaum tersebut selain juga harus memberikan vaksin  pada hewan terutama hewan peliharaan atau hewan kesayangan dan pemusnahan pada hewan yang sudah seharusnya dimusnahkan akibat infeksi virus berbahaya. Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungan tempat tinggal kita agar kita terhindar dari virus dan penyakit infeksius yang akan membawa penyakit dan hanya akan merugikan kita baik secara fisik maupun ekonomi.

  Semoga bermanfaat bagi pembaca dan dapat menyebarkan pengetahuan ini kepada yang membutuhkan. Sampai jumpa pada artikel berikutnya.


No comments:

Post a Comment